Perbaikan Alat yang Lama Dimaksimalkan, Excavator yang Baru Mulai Dioperasikan

Bengkulu,rekamjejaknews.com – Satu unit alat berat jenis excavator yang baru dibeli oleh Pemkot Bengkulu telah tiba di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dan sejak Rabu siang (1/2/23) sudah mulai dioperasikan oleh petugas operator dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kadis LH Riduan melalui Kabid Pengelolaan Sampah Rusman mengatakan excavator tiba sekitar pukul 00.30 WIB menggunakan tronton dan langsung diparkirkan depan bengkel DLH di lokasi TPA.

“Alhamdulillah pesanan alat berat kita sudah sampai tengah malam tadi, langsung kita arahkan ke TPA ini. Hari ini bisa langsung beroperasi setelah kita serah terima dengan pihak tempat kita membeli alat ini. Mereka juga akan melakukan pengecekan-pengecekan dulu sebelum alat ini mulai kita operasionalkan,” jelas Rusman.

Untuk excavator yang lama yang masih rusak, Rusman mengatakan masih akan diperbaiki, tentunya perbaikan bisa dilakukan dengan lebih maksimal karena sudah ada alat berat yang baru.

“Untuk alat yang rusak, kita usahakan perbaikan secepatnya. Dengan datangnya alat yang baru ini, kita bisa lebih konsentrasi untuk memperbaikinya. Kalau selama ini kan kita berkejaran dengan waktu, alat yang lama itu digunakan sebentar kemudian diperbaki. Kemudian digunakan lagi, diperbaiki lagi. Targer kita paling lama 2 minggu alat yang lama ini sudah normal kembali,” ujar Rusman.

Rusman melanjutkan, agar alat yang baru bisa lebih awet maka pemeliharaannya lebih diperhatikan dan penggunaannya diatur. Alasan kenapa alat yang lama jadi rusak karena digunakan non stop.

“Yang ini (yang baru) penggunaannya kita atur. Kenapa alat berat yang lama ini cepat rusak karena digunakan non stop. Belum lagi kalau malam hari ada emergensi tetap digunakan. Nah dengan adanya alat baru ini sistem kerjanya bisa kita atur, jadi penggunannya bergantian,” kata Rusman.

Rusman menambahkan bahwa idealnya memang harus ada 2 unit excavator di lokasi TPA dengan lahan seluas itu. Ditambah dengan 1 unit alat bulldozer.

“Kita ada 1 bulldozer tapi dalam kondisi masih rusak. Nanti kita perbaiki juga setelah excavator yang lama selesai diperbaiki,” ujar Rusman sembari mengatakan bahwa harga pembelian excavator yang baru sekitar Rp 1,5 miliar melalui e-Katalog.(**)