Pelatihan Berbasis Digital

Rekamjejaknews.com-suasana Ruang Komunitas Desa Durian Demang begitu ramai dengan antusiasme warga yang berkumpul untuk menghadiri pelatihan penting tentang pengelolaan sampah organik berbasis digital.28 Juli 2023

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Kab. Bengkulu Tengah yang diwakili oleh Kabid PEM Pedesaan Bapak Sandarman, S.Sos. M.Si yang mana memiliki peran penting dalam pembinaan pemerintahan desa, serta beberapa narasumber berkompeten dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Nusantaraform Aghus Taifur, SP sebuah organisasi yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Ruangan pelatihan ini serasa dipenuhi antusiasme semangat belajar untuk mencari solusi inovatif dalam menangani permasalahan sampah organik dari peserta pelatihan. Para peserta datang dengan semangat dan niat untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan desa mereka. Acara ini dibuka oleh Kepala Desa Durian Demang dengan sambutan hangat dari Bapak Sandarman, disampaikan oleh Kabid PEM Pedesaan Sandarman, S.Sos., M.Si betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah lingkungan, Ia mengapresiasi inisiatif warga Desa Durian Demang yang telah mengusulkan dan menyelenggarakan pelatihan ini sebagai upaya nyata untuk mengurangi dampak negatif sampah organik terhadap lingkungan agar bernilai ekonomis.

Narasumber pertama dari Dinas LHK memaparkan informasi mengenai pentingnya memisahkan sampah organik dan non-organik serta dampak positifnya bagi lingkungan jika dilakukan dengan benar. Mereka juga memperkenalkan teknologi berbasis digital yang dapat membantu memantau dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sampah organik. sementara itu dari Nusantaraform, melalui narasumber Aghus Taifur, SP berbagi pengalaman sukses dari program-program serupa yang telah diimplementasikan di daerah lain. Dengan memberi contoh pembuatan ekoenzim. Mereka mengilhami peserta dengan berbagai ide kreatif dan berhasilnya program-program pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat. Selama sesi tanya jawab, suasana semakin hidup dengan berbagai pertanyaan dari peserta, yang menunjukkan minat mereka yang mendalam untuk memahami dan mengadopsi konsep pengelolaan sampah organik berbasis digital ini. Para narasumber dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan panduan lebih lanjut bagi peserta yang ingin menerapkan gagasan ini di desa mereka.

 

 

Acara ini berlangsung lancar dengan suasana kebersamaan begitu kental di antara peserta. Selanjutnya Duta Digital juga menampikan aplikasi Whatsapp Bisnis sebagai media dalam menjalin jejaring dan marketing peluang bisnisnya. Dengan semangat yang berkobar-kobar, pelatihan pengelolaan sampah organik berbasis digital di Ruang Komunitas Desa Durian Demang ini berhasil menciptakan momentum positif dalam upaya menjaga lingkungan desa yang bersih dan lestari dan setelah penutupan kegiatan pelatihan ini semua peserta pulang dengan harapan tinggi bahwa desa mereka akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sampah organik secara bertanggung jawab dan inovatif.