MUSRENBANG DI KECAMATAN BANG HAJI PRIORITASKAN 3 PEMBANGUNAN AGAR TEREALISASI

Bengkulutengah,rekamjejaknews.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang di buka oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP di Kecamatan Bang Haji. Selasa pagi (30/1/2024)

Turut hadir Anggota DPRD Bengkulu Tengah, Kepala Bappeda Benteng, Dra. Hj. Yuhanah, MM , Kepala OPD , Perwakilan Baznas Benteng,Unsur Tripika serta Kades dan BPD se kecamatan Bang Haji.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Rachmat Riyanto mengatakan bahwa setiap usulan yang telah disampaikan oleh setiap desa dan kecamatan akan dilihat kembali berdasarkan skala prioritas pembangunannya. Usulan ini nanti akan disesuaikan dengan ketersediaan dalam pemerintahan.

” Tentu pembangunan yang akan dilaksanakan nanti akan memiliki azas manfaat yang baik di masyarakat. Semua usulan yang disampaikan akan dilihat berdasarkan skala prioritas yang dibutuhkan, begitu juga halnya usulan pembangunan yang merupakan aset pemerintah provinsi tentu akan kami sampaikan,” ungkapnya

Sementara itu, Camat Bang Haji, Siswandi, SH, MH dalam sambutannya mengatakan bahwa dikecamatan Bang Haji terdapat 12 desa dimana mayoritas usulan yang telah disampaikan melalui kecamatan yakni pembangunan dan perbaikan infrastruktur khususnya jalan baik jalan kabupaten maupun jalan provinsi yang ada diwilayah tersebut.

“Ada tiga prioritas yang sangat kami butuh kan diwilayah kecamatan Bang Haji yakni insfrastuktur jalan yang memadai baik kabupaten ataupun provinsi, pipanisasi air bersih melalui PDAM, dan jaringan sinyal telekomunikasi,” ungkapnya

Camat juga menjelaskan bahwa perbaikan tiga bidang pembangunan yang dibutuhkan tersebut masuk dalam kategori sangat butuh. Menurut camat jalan penghubung desa dan kecamatan sudah banyak yang membutuhkan perbaikan seperti jalan menuju desa Talang Donok,Desa Genting serta Pasar Pedati menuju Sekayun. Selanjutnya untuk kebutuhan air PDAM dibutuhkan mengingat pada saat musim kemarau warga dibeberapa desa sulit mendapatkan air bersih dan juga ada terdapat desa yang tidak ada sinyal telpon seluler.

“Melalui MusrenbangCam ini kami harapkan adanya realisasi dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi karena hal ini sangat diperlukan oleh masyarakat,” tutupnya (**)