MPP Bengkulu Tengah Resmi Jadi MPP Digital ke-150 Di Indonesia

Rekamjejaknews.com-Pemerintah Bengkulu Tengah secara resmi menggelar soft launching Portal Mall Pelayanan Publik (MPP) Digital, yang dilaksanakan pada Selasa (15/8) siang

MPP Digital di Bengkulu Tengah ini pun, menjadi yang pertama kali di Provinsi Bengkulu bahkan di se-Sumatera, yakni dengan menerapkan pelayanan secara online atau digital.

Soft launching Portal MPP Digital di Bengkulu Tengah, dihadiri perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri yakni Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Kerjasama Ahmad Fajri, SH, MH. Kemudian Direktur Ford Foundation Alexander Irwan, Direktur Plan C Institute Budi Raharjo.

Sedangkan dari Bengkulu Tengah ikut hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Budi Suryantono, Sekretaris Kabupaten Drs. Rachmat Riyanto, S.TP, M.Ap beserta jajarannya

Penjabat Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M. Si mengatakan, dengan soft launching Portal MPP Digital ini, maka MPP di Bengkulu Tengah menjadi MPP yang ke-150 di Indonesia yang sudah menerapkan digitalisasi.

MPP Bengkulu Tengah ini menjadi MPP Digital yang ke-150 atau tidak jauh dari peringkat tersebut di Indonesia. Selain dikarenakan tuntutan zaman, MPP Digital lebih memudahkan warga dalam berurusan,” ungkap Heriyandi.

Dengan menjadi MPP Digital, warga Bengkulu Tengah ataupun warga yang mau berurusan, bisa menggunakan aplikasi “MPP Bengkulu Tengah” dengan mendowload di playstore lewat handphone android.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Bengkulu Tengah, Drs. H. Fajrul Rizki, MM memastikan dalam pelayanan sistem digital ini, warga dapat lebih cepat dalam berurusan.

Jadi jika warga ingin mengurus izin misalkan, maka bisa terlebih dahulu lewat aplikasi, sehingga tidak harus bawa berkas persyaratan untuk diserahkan. Dan saat datang ke MPP, perizinan pun sudah selesai diproses dan tinggal diambil fisiknya,” jelas Fajrul

Sejauh ini, salah satu gerai pelayanan yang cukup banyak dikunjungi yakni gerai Dinas Kependuduan dan Pencatatan Sipil. Selain melayani pencetakan administrasi kependudukan, warga juga banyak yang berurusan untuk beralih ke KTP (Kartu Tanda Penduduk) digital.